Kisah Islamiah sore menjelang malam ini tentang kisah KAROMAH.
Adalah Abu Sa'id Al Kharraz yang kesufiannya telah diakui oleh Rasulullah SAW dan 2 Malaikat.
Pernah pada suatu saat ia bermimpi bertemu dengan Iblis.
Saat itu iblis takluk kepadanya dan membuka dua cara rahasia dalam emngganggu manusia.
Kisahnya.
Abu Sa'id lahir di Baghdad dan pada awalnya ia hanya seorang tukang sepatu.
Akan tetapi pada akhirnya ia menimba ilmu kepada Dzun Nun Al Mishri dan bersahabat dengan Bisyr Al Hafi dan Sari As Saqathi.
Kesufian Abu Sa'id sangat terkenal saat itu.
Bahkan ia sempat diberi julukan sebagai "Lidah Sufirme" karena begitu cintanya kepada Allah SWT.
Selain itu, Abu Sa'id telah mengarang 400 buah buku.
Karena kemuliaan hatinya itu, Allah SWT memberikan karomah kepadanya, yang antara lain adalah mampu menaklukkan iblis meskipun itu terjadi hanya di dalam mimpi.
Dalam sebuha mimpi, ia bertemu dengan iblis. Abu Sa'id mengambil sebuah tongkat untuk memukulnya.
Pada saat itu juga terdengar oleh Sa'id sebuah seruan dari langit,
"Ia tidak takut kepada tongkat itu, yang ditakutinya adalah cahaya di dalam hatimu."
Rahasia Iblis.
Kemudian Abu Sa'id berkata kepada iblis,
"Kemarilah," seru Sa'id.
"Apalah dayaku terhdapmu? Aku tunduk kepadamu, engkau telah mencampakkan sesuatu yang dapat akau gunakan untuk menyesatkan manusia," ujar iblis.
"Apakah itu? Jelaskanlah kepadaku," tanya Abu Sa'id.
"Dunia," jawab Iblis.
Kemudian ketika meninggalkan Abu Sa'id, iblis tersebut menoleh ke belakang dan berkata,
"Ada suatu hal kecil di dalam diri manusia yang dapat kugunakan untuk mencapai tujuanku."
"Apakah itu?" tanya Abu Sa'id.
"Duduk bersama dengan para remaja," jawab iblis.
Itulah salah satu karomah yang terkenal dari Abu Sa'id selain mampu berdialog dengan Rasulullah SAW dan Malaikat di dalam mimpinya.
Wanita adalah sumber mata air terpenting yang mengalirkan ketenangan, kebahagian, dan Kelembutan, diciptakan dengan keindahan dan tampil sebagai makhluk terindah
Senin, 19 Desember 2011
Semut Nabi Sulaiman Masuk Surga
Kisah Islamiah pada sore ini tentang salah satu hewan yang akan masuk surga.
Seperti kita ketahui bahwa setidaknya ada 10 hewan yang nantinya akan menjadi penghuni surga menurut beberapa riwayat yang admin baca.
Dan salah satunya adalah semut Nabi Sulaiman ini, dan ditulis dalam kitab Daqoiqul Akbar Fii Dzikril Jannati Wan-Nar.
Ingin tahu kenapa semut ini mendapat predikat penghuni surga.
Simak Kisah Semut Nabi Sulaiman ini.
Kisahnya.
Pada suatu hari, Baginda Nabi Sulaiman as melihat seekor semut tengah mengangkat sebutir buah kurma.
"Wahai semut kecil, untuk apakah kurma yang engkau bawa itu?" tanya Nabi Sualaiman as.
Si Semut menjawab,
"Wahai Baginda Raja, ini adalah kurma yang Allah SWT berikan kepadaku sebagai makananku selama satu tahun."
Baginda Nabi Sulaiman as kemudian mengambil sebuah botol lalu ia berkata kepada semut,
"Wahai semut, kemarilah engkau, masuklah ke dalam botol ini. Aku telah membagi dua kurma ini dan akan aku berikan separuhnya kepadamu sebagai makananmu selama satu tahun. Tahun depan aku akan melihatmu kembali."
Semut Mentaati Raja Sulaiman as.
Si semut taat pada perintah Nabi Sulaiman as.
Setahun telah berlalu, Baginda Sulaiman as datang untuk melihat keadaan si semut.
Ia melihat kurma yang diberikan kepada si semut itu tidak banyak berkurang. Baginda Sulaiman as bertanya kepada semut kenapa kurma yang hanya separuh itu tidak habis selama satu tahun.
"Wahai semut, mengapa separuh kurma itu tudak habis selama setahun?" tanya Baginda Sulaiman as.
"Aku selama ini hanya menghisap airnya saja dan aku banyak berpuasa," jawab si semut.
Kemudian si semut melanjutkan penuturannya.
"Selama ini Allah SWT yang memberikan kepadaku sebutir kurma setiap tahunnya. Akan tetapi Baginda Sulaiman as telah memberiku hanya separuh saja. Aku sangat takut bila tahun depan engkau tidak memberiku lagi kurma karena hanya Allah sajalah Yang Maha Pemberi," jelas si semut.
"Benarlah apa yang telah engkau katakan wahai semut," jawab Nabi Sulaiman as yang kemudian beristighfar.
Nabi Sulaiman as langsung beristighfar dan bertasbih memuji nama Allah SWT melihat penuturan si semut. Memang Allah SWT Maha Pemberi.
Karena ketaatan semut ini kepada perintah Allah SWT dan Rasul-Nya, hingga semut ini menjadi salah satu penghuni surga nantinya.
Seperti kita ketahui bahwa setidaknya ada 10 hewan yang nantinya akan menjadi penghuni surga menurut beberapa riwayat yang admin baca.
Dan salah satunya adalah semut Nabi Sulaiman ini, dan ditulis dalam kitab Daqoiqul Akbar Fii Dzikril Jannati Wan-Nar.
Ingin tahu kenapa semut ini mendapat predikat penghuni surga.
Simak Kisah Semut Nabi Sulaiman ini.
Kisahnya.
Pada suatu hari, Baginda Nabi Sulaiman as melihat seekor semut tengah mengangkat sebutir buah kurma.
"Wahai semut kecil, untuk apakah kurma yang engkau bawa itu?" tanya Nabi Sualaiman as.
Si Semut menjawab,
"Wahai Baginda Raja, ini adalah kurma yang Allah SWT berikan kepadaku sebagai makananku selama satu tahun."
Baginda Nabi Sulaiman as kemudian mengambil sebuah botol lalu ia berkata kepada semut,
"Wahai semut, kemarilah engkau, masuklah ke dalam botol ini. Aku telah membagi dua kurma ini dan akan aku berikan separuhnya kepadamu sebagai makananmu selama satu tahun. Tahun depan aku akan melihatmu kembali."
Semut Mentaati Raja Sulaiman as.
Si semut taat pada perintah Nabi Sulaiman as.
Setahun telah berlalu, Baginda Sulaiman as datang untuk melihat keadaan si semut.
Ia melihat kurma yang diberikan kepada si semut itu tidak banyak berkurang. Baginda Sulaiman as bertanya kepada semut kenapa kurma yang hanya separuh itu tidak habis selama satu tahun.
"Wahai semut, mengapa separuh kurma itu tudak habis selama setahun?" tanya Baginda Sulaiman as.
"Aku selama ini hanya menghisap airnya saja dan aku banyak berpuasa," jawab si semut.
Kemudian si semut melanjutkan penuturannya.
"Selama ini Allah SWT yang memberikan kepadaku sebutir kurma setiap tahunnya. Akan tetapi Baginda Sulaiman as telah memberiku hanya separuh saja. Aku sangat takut bila tahun depan engkau tidak memberiku lagi kurma karena hanya Allah sajalah Yang Maha Pemberi," jelas si semut.
"Benarlah apa yang telah engkau katakan wahai semut," jawab Nabi Sulaiman as yang kemudian beristighfar.
Nabi Sulaiman as langsung beristighfar dan bertasbih memuji nama Allah SWT melihat penuturan si semut. Memang Allah SWT Maha Pemberi.
Karena ketaatan semut ini kepada perintah Allah SWT dan Rasul-Nya, hingga semut ini menjadi salah satu penghuni surga nantinya.

