Kamis, 26 Juli 2012

Apakah Hari Kiamat

Allah swt Berfirman :
Hari kiamat,apakah hari kiamat?Tahukah kamu Apakah hari kiamat itu?.Pada hari itu manusia seperti anai-anai yang bertebaran. Dan gunung-gunung seperti bulu yang di hambur-hamburkan.Dan adapun orang-orang yang be rat timbangan (kebaikan)-nya.Maka ia berada dalam kehi dupan yang memuaskan.Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)-nya.Maka tempat kembali nya neraka Hawiyah.Dan tahukah kamu apa neraka Hawi yah? (Yaitu) api yang sangat panas." (Al-Qaari' ah : 1-11).
Kemudian datang waktu di mana Allah mengembalikan dan membangki tkan hamba-hamba-Nya,lalu membawa mereka kehadapan-Nya dan meminta pertanggung jawa ban mereka atas perbuatan-perbuatan yang telah mereka lakukan.Pada hari ini,manusia akan mengalami bencana yang sangat mengerikan,dan tidak ada yang selamat dari bencana itu kecuali orang yang telah mempersiapkan  diri nya dengan iman dan amal saleh.Pada akhir hari itu,ma nusia digiring ketempat yang tetap,surga atau neraka.

Setiap hari (saat) ada manusia lahir,dan setiap saat pula ada manusia mati.Tetapi angka kelahiran rupanya lebih besar dari angka kematian, sehingga dunia ini makin lama makin lebih ramai.Berbagai-bagai umur yang dapat dicapai masing-masing manusia dalam hidup di dunia ini,tetapi rata-rata sebahagian terbesar manusia mati antara umur 60 dan 70 tahun.
Bila kurang dari itu dikatakan kemudaan matinya,dan bila lebih ketuaan umurnya.Bila seorang mati,-dalam istilah aga ma di katakan datang kiamatnya, yaitu kiamat kecil.
Termasuk juga dinamakan kiamat kecil bila terjadi benca  na-bencana,baik yang berupakan perang atau gempa-gempa bumi dan lain-lain kerusakan besar di alam ini.Be berapa Hadis Sahih menerangkan bahwa keadaan manu sia makin lama makin jelek,sekalipun ilrnu pengetahuan dan teknik bertam bah maju.
Sabda Rasulullah SAW:
"Tiap tahun keadaan yang sesudahnya lebih jelek dari yang sebelumnya, sehingga kamu menemui Tuhanmu."
Sabdanya lagi:
"Setiap tahun berkurang kebaikan padanya dan bertam  bah kejelekan." (Hadis Hasan riwayat Tabrany dari Abu Dar).
Bila keadaan makin lama makinjelek,maka sudah barang tentu akan datang suatu masa di mana keadaan manusia paling jelek.Di dalam Kitab Miskat al-Masabih diterangkan bah wa ketika itu Allah memerintahkan malaikat-malaikat untuk mengirim manusia-ma.nusia jahat itu semuanya ke dalam Ne raka.Malaikat bertanya:"Berapa jumlah mereka itu?"Allah menjawab:"Sembilan ratus sembilan puluh sem bilan orang dalam seribu."Maka bila keadaan-manusia su dah begitu jeleknya,maka benar-benar tidak ada gunanya lagi mempertahan kan kehidupan manusia di dunia ini.
Oleh karena itu akan datang suatu hari ketika Allah Yang Maha hidup mengakhiri kehidupan dan membinasakan mak hluk-makhluk hidup, sebagai bukti kebenaran firman-Nya :
“Setiap yang di bumi akan binasa.Dan ke kallah zat Tu hanmu,Pemilik Kebesaran dan Kemulian-Nya.” (QS. ar-Rahman : 26-27).
“Segala sesuatu akan binasa,kecuali Dia …” (QS. al-Qashash : 88).  

Pohon Bersujud kepada Rasulullah

Kisah islamiah malam hadir setelah shalat tarawih. Kali ini berkisah tentang salah satu mukjizat Rasulullah SAW. Memang selain Rasulullah SAW mampu membelah bulan, Beliau juga memiliki mukjiza yang tak banyak diketahui orang.

Pohonpun bersujud dan bershalawat kepadanya.
Sungguh keajaiban, sungguh mukjizat tiada bandingnya.
Subhanalloh.....


Kisahnya.
Sebelum Muhammad diangkat menjadi Nabi dan Rasul terakhir, beliau ini dulunya sering diajak berdagang oleh pamannya, Abu Thalib. Pada suatu hari Abu Thalib pergi ke Syam untuk berdagang, diajak pulalah Muhammad yang masih berusia muda dan beberapa pemuka Quraisy lain.

Dalam perjalanan, pada saat di suatu tempat, mereka singgah di sebuah rumah rahib untuk beristirahat. Sang rahib menerima tamunya dengan suka cita. Setelah meletakkan perbekalan, rahib keluar untuk menemui mereka.

Sang rahib menuju tamunya, diamati satu persatu dan tepat di hadapan Muhammad SAW rahib tersebut berhenti sejenak lalu memegang tangannya sambil berkata,
"Inilah penghulu alam semesta, inilah utusan Rabb alam semesta, dia diutus oleh Allah sebagai rahmat bagi alam semesta."
"Apa yang Anda ketahui tentang hal ini?" tanya Abu Thalib.

Pengakuan Sang Rahib.
Sang rahib menjawab,
"Sesungguhnya ketika kalian muncul dan naik bebukitan, tidak ada satupun dari bebatuan dan pohon-pohon melainkan bersujud kepadanya dan mereka tidak akan bersujud kecuali kepada seorang Nabi. Dialah Nabi yang lama dinanti."

"Apa artinya semua itu?" tanya orang Quraisy yang ada di dalam pendapa.
"Sesungguhnya aku dapat mengetahuinya melalui tanda kenabian yang terletak pada bagian bawah tulang rawan di pundaknya yang mirip buah apel," kata sang Rahib.

Sang rahib pun membuatkan makanan buat perbekalan mereka.
Setelah itu, Nabi Muhammad SAW pun dipanggil untuk menemui si rahib,
Saat itu pula, ketika Rasulullah SAW berjalan, tiba-tiba saja awan menaungi beliau.
Rahib pun semakin yakin dengan kenabian Muhammad SAW.

Lebih mencengangkan lagi.
Ketika Muhammad berjalan selain dinaungi awan, pohon yang sebelumnya menaungi orang Quraisy di tempat duduknya, tiba-tiba saja pohon-pohon itu beralih menaungi Muhammad.
Semua dibuat takjub dengan apa yang terjadi.

"Lihatlah, naungan pohon ini pinda kepadanya," kata si rahib.
"Bukankah ini suatu mukjizat dan bukan sihir?" kata rahib lebih lanjut.

Bukti Bahwa Allah Tidak Tidur

Kisah Islamiah hadir dengan santapan rohani di saat sahur ini, kisah Nabi kali ini.
Ada kisah yang dapat membuktikan bahwa Allah SWT itu tidak tidur. Kisahnya terjadi pada Zaman Nabi Musa as.


Kisahnya.
Pada jaman dahulu ada seorang dari Bani Israil yang merupakan umat nabi Musa as bertanya,
"Wahai Musa, apakah Tuhanmu tidur?"
"Takutlah kalian semua kepada Allah SWT," jawab Nabi Musa as.

Karena yang bertanya tak mendapatkan jawaban yang diinginkan, akhirnya si penanya ini mendesak kepada nabi Musa as untuk membuktikannya.
Tak lama kemudian Nabi Musa as mendapatkan sebuah wahyu,
"Wahai Musa, mereka telah bertanya kepadamu apakah Tuhanmu tidur? Maka ambillah dua botol kaca, lalu peganglah dia pada waktu malam hari."

Malam Menjelang.
Ketika malam tiba, Nabi Musa as kemudian mengambil dua botol kaca dan memegang dengan kedua tangannya. Dalam beberapa saat, nabi Musa as masih tetap mampu memegang botol-botol tersebut. Hingga pada akhirnya kantuk pun menyerang Nabi Musa as, sehingga botol yang dipegangnya hampir saja jatuh mengenai kedua kakinya.

Ditahannya kantuk itu sehingga Nabi Musa as masih dapat menyelamatkan kedua botol tadi agar tak jatuh. Kemudian nabi Musa as memegangnya kembali hingga pagi menjelang.
Saat pagi hari, tiba-tiba saja beliau diserang kantuk yang teramat sangat, dan kali ini beliau tak dapat menahan kantuknya hingga tertidur.

TIDUR

Tertidur.
Karena tertidur, otomatis botol yang dipegangnya terjatuh ke lantai dan pecah berantakan.
Kemudian Allah SWT berfirman kepada Nabi Musa as,
"Wahai Musa, seandainya aku tidur, niscaya langit akan jatuh menimpa bumi dan akan terjadi kehancuran seperti hancurnya kedua botol itu."

Nah, itu dia hal yang membuktikan bahwa Allah SWT selalu terjaga.
Selamat sahur sahabat, selamat menjalankan ibadah puasa.
Gambar hanya ilustrasi saja.