Kamis, 13 Desember 2012

Mukjizat Allah SWT: Masuk Islam selepas minum air zam-zam

Mukjizat Allah SWT terbukti kepada Raju iaitu seorang pembantu berasal dari Sri Lanka yang bekerja di Arab Saudi. Penyakit epilepsi yang dihadapinya selama 15 tahun sembuh setelah minum air zam-zam.

Setelah penyakitnya sembuh, Raju kemudian mengucapkan dua kalimath syahadah dan menukar namanya menjadi Farida.

Kejadian bermula apabila majikannya membawa air zam-zam dari Kota Mekah. Majikan beliau meminta Raju minum air yang dipercayai berkhasiat menyembuhkan pelbagai penyakit dengan kadar yang banyak. Maha suci Allah, setelah dua minggu secara rutin meminum air zam-zam, penyakit Raju hilang.

"Pembantu ini terus meminum air zamzam selama hampir dua minggu. Lalu, doktor memberitahu penyakit epilepsinya itu sembuh," laporan dari sebuah akhbar Saudi, Sharq seperti dilaporkan oleh emirates247.com Ahad lalu.

Telaga mata air zamzam terletak di kawasan Masjidil Haram, tenggara kiblat umat Islam seluruh dunia, Kabah. Kedalaman telaga itu kira-kira 42 meter,dan hingga kini telaga itu tidak pernah kering.

Sikap golongan Syiah terhadap Sunnah Rasulullah SAW

Dalam keyakinan kaum Syiah, semua hadis yang tidak berasal dari jalur Ahlul Bait tidaklah diterima.

Salah satu rujukan mereka, Muhammad Husain alu Kâsyifil Ghithâ, berkata, 

"Sesungguhnya Syiah tidak menganggap (sesuatu) sebagai sunnah, kecuali hal-hal yang telah sahih untuk mereka melalui jalur-jalur Ahlul Bait .... 

Adapun riwayat Abu Hurairah, Samurah bin Jundub, 'Amr bin' Ash, dan seumpamanya, itu tidaklah bernilai (contohnya) seekor lalat di kalangan orang-orang Syiah Imamiyyah. [Ashlush Syiah wa Ushûluhu hal. 79]

Asy-syahid Nûrullâhi At-Tastury berkata, "... (Hal itu) kerana Al-Bukhary, Muslim, dan seumpamanya adalah para pemalsu hadis lagi para pendusta di kalangan Syiah. Bahkan, kerana banyak alasan, mereka menetapkan kedunguan dan pendeknya pemahaman Al-Bukhary perihal membezakan antara (hadis) sahih dan dha'if. "[As-Shawârimul Muhriqah hal. 57]

Lebih-lebih lagi, menurut mereka, orang yang mengambil riwayat dari selain Ahlul Bait adalah musyrik. Dalam sebuah riwayat dalam buku dipercayai mereka, disebutkan bahawa Abu Abdillah Ja'far Ash-Shadiq menyatakan, "... 
Dan sesiapa saja yang mengaku mendengar dari selain pintu yang Allah buka untuknya, dia adalah musyrik ...." [Ushulul Kafy 1/439, tahqiq Muhammad Jaafar Shamsuddin, terbitan Darut ta'aruf, Beirut, Lebanon, 1990 M/1411 H]

Juga, salah satu bab Ushulul Kafy 1/464 berjudul "Sesunggunya Tiada Suatu Kebenaran di Tangan Manusia, Kecuali dari Apa-Apa yang keluar dari Sisi Para Imam ('A), Sedang Segala Sesuatu yang Tidak keluar dari Sisi Mereka adalah Batil."

Bila keyakinan kaum Syiah terhadap hadis-hadis Nabi shallallâhu 'alaihi wa sallam yang berada di tangan kaum muslimin sudah sedemikian rupa, bermakna kaum Syiah telah menolak agama Islam ini dan mendustakan sumber kedua yang menjadi rujukan kaum muslimin. 
Allah telah berfirman,
وما آتاكم الرسول فخذوه وما نهاكم عنه فانتهوا

"Segala sesuatu yang Rasul datangkan kepada kamu, terimalah, sedang segala sesuatu yang dia larang kepada kamu, tinggalkanlah." [Al-Hasyr: 7]

Diterjemahkan dari sumber dzulqarnain.net

Alamat Kiamat kubra 5. Pengkhianatan Rum dan Kedatangan Mereka Untuk Menyerang



Kaum Rum menghianati kaum muslim setelah akhir za man,  mereka menyusun makar untuk menyerang kaum muslimin dengan mengerahkan 80 bendera yang masing-masing bendera terdiri dari 12.  000 tentara.  
Rasulullah SAW bersabda :
.

Alamat Kiamat kubra 4. Perang Melawan Persia.



Rasulullah SAW bersabda :“Kalian akan memarangi negeri Persia,  dan Allah akan menaklukkannya untukmu”.   (HR.  Muslim)
menurut sebagian pendapat mereka adalah kelompok Syi ’ah Iran (Persi) yang merupakan musuh Ahlul Sunnah.  Ka um Syi’ah merasa merasa jengkel kerena Imam Mahdi yang muncul bukan salah satu dari imam 12 yang dijanjikan kepada mereka.  Mereka berangkat untuk memerangi Al Mahdi dan pasukanya, namun dalam peperangan ini,  imam Mahdi berhasil mengalahkan mereka. 

Alamat Kiamat kubra 3. Perang Melawan Semenanjung Arabia



Mereka adalah suku Quraisy yang dipimpin oleh seorang laki-laki yang bernama  Sufyani,  di mana ia meminta bantu an kepada suku para pamanya,  yakni suku Kalab.  Namun Imam Mahdi  berhasil mengalahkan mereka.  
Sabda Rasulullah SAW :
“Kamu akan memerangi semenanjung Arabia,  lalu Allah a kan menaklukkannya untukmu.  Seterlah itu Persia,  dimana Allah akan menaklukkan nya untukmu.  Kemudian Rum,  di mana Allah akan menaklukkan nya untukmu.  Kemudian  kamu akan me merangi dajjal,  dan Allah akan menakluk kannya  untukmu.  ” (HR.  Msulim)
Peperangan ini terjadi pada masa penghianatan Rum dan ketika sedang mengumpulkan kekuatan untuk memerangi kaum muslimin

Tanda-Tanda Orang yang akan Meninggal

Asslamu'alaikum ..
Sebenarnya Allah SWT telah memberikan tanda-tanda kalau orang tersebut akan meninggal dunia mulai dari sejak 100 hari, 40 hari, 7 hari, 5 hari, 3 hari, 2 hari dan 1 hari menjelang kematian.

Berikut tanda-tanda orang yang akan meninggal:
Tanda 100 hari menjelang ajal :
Selepas waktu Ashar (Di waktu Ashar karena pergantian dari terang ke gelap), kita merasa dari ujung rambut sampai kaki menggigil, getaran yang sangat kuat, lain dari biasanya, Bagi yang menyadarinya akan terasa indah di hati, namun yang tidak menyadari, tidak ada pengaruh apa-apa.

Tnada 60 hari : Pusat rasa bergerak-gerak.

Tanda 40 hari menjelang kematian :
Selepas Ashar, jantung berdenyut-denyut. Daun yang bertuliskan nama kita di lauh mahfudz akan gugur. Malaikat maut akan mengambil daun kita dan mulai mengikuti perjalanan kita sepanjang hari.

Tanda 7 hari menjlang ajal :
Akan diuji dengan sakit, Orang sakit biasanya tidak selera makan. Tapi dengan sakit ini tiba-tiba menjadi berselera meminta makanan ini dan itu.

Tanda 5 hari : Anak lidah bergerak-gerak.

Tanda 3 hari menjelang ajal :
Terasa denyutan ditengah dahi. Jika tanda ini dirasa, maka berpuasalah kita, agar perut kita tidak banyak najis dan memudahkan urusan orang yang memandikan kita nanti.

Tanda 2 hari : Seluruh dahi rasa bergerak-gerak.

Tanda 1 hari sebelum kematian :
Di waktu Ashar, kita merasa 1 denyutan di ubun-ubun, menandakan kita tidak sempet menemui Ashar besok harinya. Bagi yang khusnul khotimah akan merasa sejuk di bagian pusar, kemudian ke pinggang bagian pusat hingga ke tulang solbi (di bagian belakang badan).


Berikut saat-saat Malaikat Mencabut Nyawa manusia:

Baginda Rasullullah S.A.W bersabda :
"Apabila telah sampai ajal seseorang itu maka akan masuklah satu kumpulan malaikat ke dalam lubang-lubang kecil dalam badan dan kemudian mereka menarik rohnya melalui kedua-dua telapak kakinya sehingga sampai ke lutut. Setelah itu datang pula sekumpulan malaikat yang lain masuk menarik roh dari lutut hingga sampai ke perut dan kemudiannya mereka keluar. Datang lagi satu kumpulan malaikat yang lain masuk dan menarik rohnya dari perut hingga sampai ke dada dan kemudiannya mereka keluar. Dan akhir sekali datang lagi satu kumpulan malaikat masuk dan menarik roh dari dadanya hingga sampai ke kerongkong dan itulah yang dikatakan saat nazak orang itu."

Sambung Rasullullah S.A.W. lagi:
"Kalau orang yang nazak itu orang yang beriman, maka malaikat Jibril A.S. akan menebarkan sayapnya yang disebelah kanan sehingga orang yang nazak itu dapat melihat kedudukannya di surga. Apabila orang yang beriman itu melihat syurga, maka dia akan lupa kepada orang yang berada disekelilinginya. Ini adalahkarena sangat rindunya pada surga dan melihat terus pandangannya kepada sayap Jibril A.S."

Kalau orang yang nazak itu orang munafik, maka Jibril A.S. akan menebarkan sayap disebelah kiri. Maka orang yang nazak tu dapat melihat kedudukannya di neraka dan dalam masa itu orang itu tidak lagi melihat orang di sekelilinginya. Ini adalah karena terlalu takutnya apabila melihat neraka yang akan menjadi tempat tinggalnya.

17 Orang yang Dianggap Mati Khusnul Khatimah

Assalamu'alaikum..
Berikut ini adalah orang-orang yang bisa dikategorikan mati khusnul khatimah atau mati dalam keadaan baik.

1. Sempat mengucap dua kalimah syahadat.

2. Berpeluh didahi.
Sabda Rasulullah:
”Bahwa matinya seseorang mukmin itu dengan keluarnya peluh didahi”,
Riwayat oleh Ahamd dan Termidzi.

3. Mati pada malam atau hari Jumaat.
Sabda Rasulullah:
"Tidak seorang muslim pun yang mati pada hari atau malam Jumaat melainkan Allah akan menjaganya dari fitnah kubur."

4. Mati di medan perang karena membela agama Allah.

5. Bagi orang yang mati syahid ada 6 kelebihan:
- Akan diampuni dengan serta merta dosanya serta diperlihatkan tempat duduknya di surga (kecuali mereka yang masih ada urusan hutang).
- Diselamatkan dari seksa kubur.
- Aman dari ketakutan yang teramat besar dan dahsyat.
- Diperhiasi dengan iman.
- Dikahwinkan dengan bidadari (semiskin – miskin ialah 49 bidadari).
- Dapat memberi syafaat kepada 70 orang keluarganya. Riwayat oleh Termizi, Ahamd dan Ibnu Majah.

6. Mati karena melahirkan anak.

7. Mati karena taun,
Sabda Rasulullah, “taun itu satu kematian syahid bagi setiap mukmin”. (Hendaklah ia sabar dan redha menganggungnya). Riwayat oleh Muslim.

8. Mati akibat sakit perut maka ia mati syahid,
sabda Rasulullah. Dan barang siapa mati karena sakit perut maka ia mati syahid”.
Riwayat oleh Muslim.

9. Mati tengelam dan tertimbus oleh bangunan.

10. Mati terbakar. Riwayat Tabrani.

11. Mati dalam nifas. Riwayat At Tabrani.

12. Mati kerana sakit TB.
Sabda Rasulullullah, "orang yang mati karena menanggung penyakit kurus kering ia mati syahid."
Riwayat Tabrani.

13. Mati akibat luka perang di jalan Allah.
Sabda Rasulullah :
"Barangsiapa yang luka karena perang di jalan Allah itu mati, maka berarti ia syahid, atau kena pijak oleh unta atau kudanya atau ia mati ditempat tidurnya (setelah berperang itu) dengan sebab apa – apa pun yang dikehendaki oleh Allah, maka sesungguhnya ia adalah mati syahid dan akan masuk syurga".
Riwayat Daud.

14. Mati mempertahankan harta. Riwayat Bokhari.

15. Mati karena mempertahankan diri.
Sabda Rasulullah "Barangsiapa terbunuh karena mempertahankan darahnya (dirinya) maka ianya mati syahid."” Riwayat Abu Daud.

16. Mati dalam bersiap – siap untuk berperang dijalan Allah.

17. Mati ketika sedang beramal soleh seperti sedang menuntut ilmu(ilmu yang dibolehkan oleh Islam) dimasjid atau sedang berdakwah..

Dari Abu Laith berkata:
“Barangsiapa yang ingin selamat dari siksa kubur maka haruslah ia
melazimi 4 perkara dan meninggalkan 4 perkara:
1. Menjaga sembahyang 5 waktu.
2. Banyak bersedekah.
3. Banyak membaca Al Quran.
4. Banyak bertasbih.

Dan hendaklah ia meninggalkan:
1. Meninggalkan dusta.
2. Meninggalkan sifat khianat.
3. Meninggalkan sifat mengadu – domba.
4. Mejaga Kencing.