Senin, 31 Desember 2012

Menjelang malam ini kondom laris


Seks bebas berupaya hancurkan umat Islam

Dalam satu kenyataan, bekas Perdana Menteri Britain, Gled Stones pernah mendedahkan strategi yang mengejutkan. Dia berkata seks adalah salah satu usaha dari pihak Barat untuk menghancurkan umat Islam, khususnya golongan muda agar kecintaan mereka kepada Al-Quran menjadi luntur.

Kata-kata laknatullah Gleed Stones bekas PM Britain

"Sia-sia sahaja kita memerangi umat Islam dan tidak akan mampu menguasainya selama di dada pemuda-pemuda Islam ini ada Al-Quran. Tugas kita sekarang ialah mencabut Al-Quran di hati-hati mereka, baru kita akan menang dan menguasai mereka. Minuman keras dan muzik lebih menghancurkan ummat Muhammad daripada seribu meriam, oleh kerana itu, tanamkanlah dalam hati mereka rasa cinta terhadap bahan-bahan dan seks. "

Dialog Malaikat dan Pengusaha

Assalamu'alaikum wr.wb.
Pada kesempatan malam ini, blog kisah teladan islami akan mengambil tema tentang dialog, dan kali ini adalah dialog antara Malaikat dan seorang pengusaha.
Bagaimana dialog serta kisahnya bisa di simak di bawah ini.

Malaikat Maut

Kisahnya.
Ada seorang pengusaha sukses terjatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke, sudah 7 malam dirawat di RS di ruang ICU. Di saat orang-orang terlelap dalam mimpi malam, dalam dunia roh seorang Malaikat menghampiri si pengusaha yang terbaring tak berdaya. Malaikat memulai pembicaraan,

"Kalau dalam waktu 24 jam ada 50 orang berdoa buat kesembuhanmu, maka kau akan hidup dan sebaliknya jika dalam 24 jam jumlah yang aku tetapkan belum terpenuhi, itu artinya kau akan meninggal dunia."
"Kalau hanya mencari 50 orang, itu mah gampang ..." kata si pengusaha ini dengan yakinnya.

Setelah itu Malaikat pun pergi dan berjanji akan datang 1 jam sebelum batas waktu yang sudah disepakati.
Tepat pukul 23:00, Malaikat kembali mengunjunginya, dengan antusiasnya si pengusaha bertanya, "Apakah besok pagi aku sudah pulih? Pastilah banyak yang berdoa buat aku, jumlah karyawan yang aku punya lebih dari 2000 orang, jadi kalau hanya mencari 50 orang yang berdoa pasti bukan persoalan yang sulit."

Dengan lembut si Malaikat berkata,
"aku sudah berkeliling mencari suara hati yang berdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3 orang yang berdoa buatmu, sementara waktumu tinggal 60 menit lagi, rasanya mustahil kalau dalam waktu dekat ini ada 50 orang yang berdoa buat kesembuhanmu."

Tanpa menunggu reaksi dari si pengusaha, si Malaikat menunjukkan layar besar berupa TV siapa 3 orang yang berdoa buat kesembuhannya. Di layar itu terlihat wajah duka dari sang istri, di sebelahnya ada 2 orang anak kecil, putra-putrinya yang berdoa dengan khusuk dan tampak ada tetesan air mata di pipi mereka.

Malaikat berkata,
"Aku akan memberitahukanmu, kenapa Tuhan rindu memberikanmu kesempatan kedua, itu karena doa istrimu yang tidak putus-putus berharap akan kesembuhanmu."



Istri Pengusaha Berdoa.
Kembali terlihat di mana si istri sedang berdoa jam 2:00 dini hari,
"Tuhan, aku tahu kalau selama hidupnya suamiku bukanlah suami atau ayah yang baik. Aku tahu dia sudah mengkhianati pernikahan kami, aku tahu dia tidak jujur dalam bisnisnya, dan kalaupun dia memberikan sumbangan, itu hanya untuk popularitas saja untuk menutupi perbuatannya yang tidak benar di hadapanMu. Tapi Tuhan, tolong pandang anak-anak yang telah Engkau titipkan pada kami, mereka masih membutuhkan seorang ayah dan hamba tidak mampu membesarkan mereka seorang diri."

Dan setelah itu istrinya berhenti berkata-kata tapi air matanya semakin deras mengalir di pipinya yang kelihatan tirus karena kurang istirahat.
Melihat peristiwa itu, tanpa terasa, air mata mengalir di pipi pengusaha ini . . . timbul penyesalan bahwa selama ini dia bukanlah suami yang baik dan ayah yang menjadi contoh bagi anak-anaknya, dan malam ini dia baru menyadari betapa besar cinta istri dan anak-anak padanya.

Waktu terus bergulir, waktu yang dia miliki hanya 10 menit lagi, melihat waktu yang makin sempit semakin menangislah si pengusaha ini, penyesalan yang luar biasa tapi waktunya sudah terlambat. Tidak mungkin dalam waktu 10 menit ada yang berdoa 47 orang.

Dengan setengah bergumam dia bertanya,
"Apakah di antara karyawanku, kerabatku, teman bisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku?"

Jawab si Malaikat,
"Ada beberapa yang berdoa buatmu tapi mereka tidak tulus, bahkan ada yang mensyukuri penyakit yang kau derita saat ini, itu semua karena selama ini kamu arogan, egois dan bukanlah atasan yang baik, bahkan kau tega memecat karyawan yang tidak bersalah."

Si pengusaha tertunduk lemah, dan pasrah kalau malam ini adalah malam yang terakhir buat dia, tapi dia minta waktu sesaat untuk melihat anak dan si istri yang setia menjaganya sepanjang malam.

Air matanya tambah deras, ketika melihat anaknya yang sulung tertidur di kursi rumah sakit dan si istri yang kelihatan lelah juga tertidur di kursi sambil memangku si bungsu.

Ketika waktu menunjukkan pukul 24:00, tiba-tiba si Malaikat berkata,
"Tuhan melihat air matamu dan penyesalanmu. Kau tidak jadi meninggal, karena ada 47 orang yang berdoa buatmu tepat jam 24:00."

Dengan terheran-heran dan tidak percaya,si pengusaha bertanya siapakah yang 47 orang itu. Sambil tersenyum si Malaikat menunjukkan suatu tempat yang pernah dia kunjungi bulan lalu.

"Bukankah itu Panti Asuhan?" kata si pengusaha pelan.
"Benar, kau pernah memberi bantuan bagi mereka beberapa bulan yang lalu, walau aku tahu tujuanmu saat itu hanya untuk mencari popularitas saja dan untuk menarik perhatian pemerintah dan investor luar negeri."

"Tadi pagi, salah seorang anak panti asuhan tersebut membaca di koran kalau seorang pengusaha terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU, setelah melihat gambar di koran dan yakin kalau pria yang sedang koma adalah kamu, pria yang pernah menolong mereka dan akhirnya anak-anak panti asuhan sepakat berdoa buat kesembuhanmu."

Sahabatku, cerita ini hanyalah sebuah gambaran agar kita lebih instropeksi diri. Saya membayangkan ketika diri saya mati nanti, apakah orang disekeliling saya akan kehilangan, atau sebaliknya mereka mengabaikan atas kematian saya, atau yang paling parah apakah mereka bersyukur malah?

Mari sahabatku, mumpung kita masih diberi umur, lakukanlah yang terbaik untuk orang-orang di sekitar kita, kaena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia yang lainnya.

Dan satu lagi, janganlah kita meremehkan sedekah, sesuai cerita diatas, justru sedekahnya yang menyelamatkan pengusaha tersebut.

Akhirnya, admin mengucapkan selamat menyambut tahun baru 2013, isilah malam tahun baru ini dengan kebaikan sahabatku.
Semoga bermanfaat.

Sekolah lahirkan lulusan Nabi di Israel


Yahudi semakin sesat. Di negera Zionis itu ada sekolah yang bakal lahirkan lulusan dengan gelaran 'nabi'.

Sekolah bernama 'Cain and Abel School for Prophet' itu mengenkan bayaran 200 shekel (sekira 53 dolar AS) bagi siapa saja yang berniat memiliki gelaran nabi. Untuk mendapatkan gelar Nabi, para pelajarnya hanya perlu mengikuti 40 kelas yang singkat.

Sekolah tersebut memberikan sijil kepada sesiapa yang lulus. Peraturan di sekolah itu juga tidak ketat.

Pelajar-pelajar di sekolah tersebut boleh masuk kelas hanya mengenakan t-shirt, menggunakan gadget semasa belajar, hingga ada yang memegang gitar masuk ke dalam kelas. Bahkan ada pelajar yang tidak segan keluar kelas untuk sekadar merokok.
Di sekolah ini, para pelajar belajar tentang erti mimpi, klasifikasi malaikat, dan misteri roh kudus. Mereka belajar bagaimana membezakan perasaan batin seseorang dari perilaku luaran dan penampilan.

Satu-satunya guru sekolah itu Shmuel Hapartzy percaya, Messias telah datang dan usia penebusan sudah dekat. Ertinya, sekolah itu berperanan untuk menyambut nabi baru.

Peliknya, Hapartzy mengaku tidak menjamin pengajian di sekolah tersebut boleh membantu murid-muridnya boleh terus berinteraksi dengan Tuhan.

Hapartzy menjelaskan kurikulum yang digunakan di sekolah tersebut adalah mengikut sifat-sifat seorang nabi. Sehinggakan jika murid-muridnya sudah boleh menguasai kurikulum yang diajarkan, mereka boleh mendapatkan ijazah bergelar nabi.

"Di masa lalu ada nabi. Tetapi sekarang, di zaman moden, Ketuhanan ada pada semua orang. Kita hanya perlu membuka mata kita untuk itu," kata Hapartzy, seperti dinukil dari AP.

Sekolah itu berada di sebuah pusat keagamaan di kawasan penempatan di selatan Tel Aviv. Pusat keagamaan itu dikenali tempat yang menampung moral jalanan berbanding mempelajari soal agama. Pusat keagamaan itu mendapat sumbangan dari bayaran yuran masuk para murid-murid sekolah nabi.

Sambut Tahun Baru adalah budaya Freemason

"The Roman ruler Julius Caesar established January 1 as New Year 's Day in 46 BC. The Romans dedicated this day to Janus, the god of gates, doors, and beginnings. The month of January was named after Janus, who had two faces - one looking forward and the other looking backward. "

Begitulah bunyi The World Book Encyclopedia tahun 1984, volume 14 halaman 237 ketika menjelaskan makna tarikh 1 Januari. Perayaan tahun baru 1 Januari mempunyai sejarah panjang di mana orang Rom mempersembahkan tarikh ini kepada Janus, dewa segala gerbang, pintu-pintu dan permulaan waktu.

Tidak hairan, bulan Januari diambil dari nama Janus sendiri iaitu dewa yang mempunyai dua wajah iaitu wajah yang menghadap ke masa depan dan wajah yang lain menghadap ke masa lalu.

Nama Dewa Janus tidaklah asing dalam kesusasteraan paganisme. Ia adalah sembahan kaum penyembah syaitan sejak zaman Yunani kuno. Sejarah pemuliharaan budaya penyembah syaitan ini pun sudah ada semenjak zaman Hermaic (3600 SM) dan dikawal oleh kumpulan paganisme Freemason. Freemason sengaja menyuburkan budaya ini agar manusia bertauhid mampu mengalihkan perhatiannya dari agama kearah penyembahan satanisme.

Maka jika kita melihat perayaan tahun baru, maka di situlah kita dapat melihat nilai-nilai Yahudi di dalamnya. Meniup trompet misalnya, terompet adalah alat ciptaan Yahudi. Budaya meniup trompet ini merupakan budaya masyarakat Yahudi ketika menyambut kedatangan Rosh Hasanah atau tahun baru Taurat yang jatuh pada bulan ketujuh atau tarikh 1 bulan Tishri dalam kalendar Ibrani kuno

Hal ini pun terpampang dalam Alkitab Imamat 23; 24
"Katakanlah kepada orang-orang Isra'el, begini: Dalam bulan yang ketujuh, pada tanggal satu bulan itu, kamu harus mengadakan hari cuti penuh yang diperingati dengan meniup serunai (trompet), yakni hari pertemuan kudus" (Imamat 23:24)
Pada malam tahun baru, masyarakat Yahudi melakukan muhasabah diri dengan tradisi meniup shofarot sebuah alat muzik jenis trompet. Bunyi Shofarot adalah sama bunyinya dengan terompet kertas yang dibunyikan kebanyakan penyambut di malam Tahun Baru.

Sebenarnya Shofarot sendiri dikelaskan sebagai trompet. Terompet dianggarkan sudah wujud sejak tahun 1500 sebelum Masihi. Pada awalnya, alat muzik jenis ini digunakan untuk keperluan ritual agama dan juga digunakan dalam ketenteraan ketika berperang. Kemudian terompet dijadikan sebagai alat muzik pada masa pertengahan Renaisance hingga kini.

Sekarang ini, kumpulan Freemason terus mengadakan perayaan menyambut tahun baru. Para masonik di belahan dunia dikhabarkan sudah berkumpul di beberapa tempat untuk menyambut tahun baru ini.

Mereka bersedia memasuki gerbang tahun 2013 untuk mempersiapkan The New World Order. "Happy New Year 2013 to all Freemason in the world," laporan dari laman Masonictimes.

Syeikh Ali al-Shobuni: Syiah bunuh kanak-kanak, wanita, dan robohkan masjid

Ust Azhar duduk bersebelah dengan Syeikh Ali al-Shobuni. Di Malaysia Ust Azhar Idrus tidak terlepas oleh kata-kata kesat golongan SYIAH MELAYU...Ust Azhar digelar bapa pengharaman  

Di antara ciri khas akidah Ahlus Sunnah wal Jamaah adalah mentauhidkan Allah Subhanahu wa ta'ala, mencintai Rasulullah dan mencintai para sahabat Rasul shalallahu alaihi wa sallam. Sedangkan orang yang melaknat para Sahabat, melaknat Abu Bakar, Umar dan Aisyah Radhiallahu anhum bukanlah termasuk Muslim.

Demikian dikatakan oleh ulama kontomporer, Syeikh Muhammad Ali al-Shobuni dalam dialog bertema "Memahami Akidah Ahlus Sunnah wal Jamaah" selepas solat Jumaat di Masjid al-Akbar Surabaya pada Jumaat (28/12/2012) kelmarin seperti dilaporkan dari hidayatullah . com.

Dalam dialog yang dipandu oleh KH. Abdurrahman Navis, Lc, anggota MUI Jawa Timur, Syeikh al-Shobuni mengecam keras kelompok Rafidhah. Menurut ulama kelahiran Syria itu, Rafidhah itu penentang Allah, kafir dan terlaknat.

Dalam kesempatan itu, Syeikh al-Shobuni juga menceritakan sedikit tentang keadaan Muslim Sunni di Syria, di mana menurutnya, kaum Muslim di Syria sedang menghadapi cubaan dan penderitaan.
Kedatangan Syeikh Ali al-Shobuni ke Malaysia tidak disenangi oleh SYIAH Melayu 
Dia mengaku telah dihalang masuk ke Syria selama lima tahun oleh kerajaan Bashar Assad yang berfahaman Syiah.

Diceritakan, mereka golongan Rafidhah berlaku kejam dan melakukan tindakan keji. Membunuh anak-anak, wanita dan merobohkan masjid-masjid.

"Adakah ini yang disebut Muslim. Mereka kaum terlaknat, dan thoghut," ujar penulis kitab Tafsir Ayatil Ahkam dan Shofwatu Tafasir ini.

Ia menerangkan, kebiasaan buruk tersebut bukanlah ciri Muslim.

"Akidah Ahlus Sunnah tidak mengajarkan membunuh anak-anak, wanita dan mengutuk para sahabat," tegasnya.

Di hadapan para jemaah solat Jumaat Syeikh yang disebut-sebut mufassir abad ke-21 ini berpesan bahawa perbezaan di antara ulama 'Ahlus Sunnah adalah perbezaan pada soal ijtihad.

"Perbezaan di kalangan Asy'ari, Maturidi dan lain termasuk perbezaan di antara fuqaha seperti membaca bismillah pada fatihah Solat itu bukan perbezaan prinsip", tegas ulama yang pernah mengajar di Ribath Sayyid Muhammad al-Maliki Mekah.

Di antara mereka, tidak ada yang mengutuk para sahabat. "Mencela sahabat dan mengubah-ubah Al-Quran itu bukan Ahlus Sunnah wal Jamaah".

Mengutuk sahabat seperti golongan Rafidhah bukan akhlak Ahlus Sunnah. "Bagaimana mungkin seorang Muslim yang baik melaknat sahabat. Padahal para sahabat diredhai oleh Allah swt, dan Islam tersebar hingga saat ini berkat jasa sahabat. Justeru merekalah (Rafidhah) yang terlaknat", jelasnya.

Syeikh Ali al-Shobuni, adalah mufassir kenamaan yang hidup di abad ke-21. Karyanya Tafsir Ayatil Ahkam dipelajari oleh pelajar di seluruh dunia.

Syeikh al-Shobuni menyelesaikan program masternya di universiti Al-Azhar dengan mengambil tesis tentang undang-undang dalam Islam pada tahun 1954 M. Kini, dia bermukim di Mekah dan tercatat sebagai salah seorang kakitangan pengajar tafsir dan ulumul Qur'an di fakulti Syariah dan Dirosat Islamiyah Universiti Malik Abdul Aziz. Selain dikenali sebagai pakar ilmu al-Quran, Bahasa Arab, Fekah, dan Sastera Arab, Syeikh Ali al-Shobuni pernah dianugerahkan sebagai tokoh Muslim Dunia 2007 oleh DIQA.
Diterjemahkan dari sumber arrahmah

Rejim Syiah Iraq kembali tangkap ulama Islam

Hakikat kita telah ketahui, Iraq kini dicengkam oleh mereka beragama Syiah dengan bantuan Amerika selepas Perang Teluk...nasib orang Islam di Iran juga akan berlaku di Iraq

Rejim rasis Syiah Iraq kembali menangkap seorang ulama sunni dan khathib masjid. Kebiadaban rejim Syiah Nouri Al-Maliki yang menindas penduduk muslim sunni semakin meningkat.

Rejim Syiah Nouri Al-Maliki menangkap Syeikh Dhahir al-Masyhadani, seorang imam dan khatib pada masjid jami 'Zainul Abidin di bandar Tharimiah pada Sabtu pagi (29/12/2012), demikian laporan agensi berita Mufakkirat Al-Islam.

Penangkapan ulama dan tokoh muslim sunni ini merupakan sebahagian daripada polisi rasis rejim Syiah Iraq sokongan Syiah Iran yang menangkap, membunuh, memenjarakan dan menindas penduduk muslim sunni. Kebiadaban rejim Syiah Iraq telah membangkitkan demonstrasi anti rejim di sebahagian besar wilayah dengan penduduk majoriti muslim sunni Arab, Kurdistan dan Turkman.

Seorang ahli politik Iraq, Iwadh Al-Abdan menyatakan bahawa rejim Al-Maliki telah mengarahkan Jabatan Undang-undang dan Jabatan Luar Negeri untuk menutup semua maklumat tentang keadaan ribuan warga muslim sunni yang dipenjarakan secara zalim oleh rejim.

"Para penunjuk perasaan di wilayah Anbar telah menutup jalan raya yang menghubungkan dengan Syria. Hal ini bererti memotong bantuan-bantuan (rejim Syiah Iraq) kepada rejim Syria. Ini merupakan awal kerjasama antara kedua-dua revolusi," kata Al-Abdan kepada wartawan Mufakkirat Al-Islam via sambungan satelit.

Al-Abdan juga menyeru kepada para pelarian Iraq di Syria untuk segera menyokong revolusi Syria dan bergabung dengan mujahidin FSA serta memberikan segala hal yang mereka mampu untuk menyokong para revolusioner Syria.

Lebih dari 700 ribu warga muslim sunni Iraq tinggal di Syria. Majoriti mereka diusir dari wilayah-wilayah sunni di Iraq oleh penindasan militia-militia Syiah Iraq sokongan Iran.