Sabtu, 12 Januari 2013

Mukjizat Nabi Isa Tanah Kerikil Bisa Menjadi Emas

Assalamu'alaikum...

Nabi Isa as memang memiliki banyak mukjizat, dan yang paling terkenal adalah bahwa Nabi Isa as bisa menghidupkan orang yang mati. Sebenarnya masih ada lagi mukjizat lain yang dimiliki Nabi Isa as, antara lain adalah bahwa Nabi Isa as bisa merubah tanah dan kerikil menjadi emas.
Wooww.. tentu saja semua atas izin Allah SWT.
Bagaimana Kisahnya.

Berikut Kisahnya.
Pada suatu hari, saat Nabi Isa as hendak berkeliling untuk berdakwah, ada seorang pria sebut saja namanya Walid ingin ikut. Ia mengaku bahwa ingin mengenal lebih dekat lagi dengan Nabi Isa as.

Tak lama kemudian keduanya berangkat ke luar kota. Nabi Isa as membawa perbekalan yang cukup banyak, begitu pula dengan Walid. Setelah berjalan agak lama, keduanya merasa sangat lelah dan akhirnya beristirahat di dekat pohon tepi pantai. Nabi Isa as membuka perbekalannya kemudian beliau membuka makanan yang berupa 3 potong roti.

"Roti ini untuk saya, satu untuk kamu dan satu lagi biar di tempat ini, Nanti saja kita makan berdua, " kata Nabi Isa as.
Setelah makan roti tersebut, Nabi Isa as meninggalkan tempat itu untuk mencari air minum.

Walid Melihat Mukjizat Nabi Isa as Secara Langsung.
Setelah puas minum, Nabi Isa as kembali lagi ke tempat semula, dan alangkah terkejutnya Nabi Isa as karena roti yang tinggal sepotong tadi tidak ada.
"Siapa yang mengambil roti tadi, karena tidak ada orang lain selain kamu," tanya Nabi Isa as yang mulai curiga.
"Sumpah, aku tidak tahu dan bukan aku yang mengambil rotimu," kata Walid.
Karena sudah berani sumpah, Nabi Isa as hanya diam saja.

Namun tak lama kemudian tiba-tiba saja kedua orang itu melihat rusa dengan kedua anaknya. Maka dipanggillah salah satu dari anak rusa itu lalu disembelih, dibakar dan dimakan berdua.
Beberapa saat kemudian Nabi Isa as memerintahkan kepada anak rusa yang tadi disembelih dan mati itu suapaya hidup kembali.
Subhanallah...

Atas izin Allah SWT, anak rusa itu hidup kembali. Kemudian Nabi Isa as bertanya kepada Walid,
"Demi Allah, yang memperlihatkan kepadamu bukti kekuasaan-Nya, siapakah yang mengambil sepotong roti itu?"
Walid menjawab sebagaimana jawaban pertama tadi," Aku tidak tahu."

Tanah dan Kerikil menjadi Emas.

Nampaknya Nabi Isa as tidak puas dengan jawaban Walid, padahal Walid sudah menyaksikan sendiri mukjizat Nabi Isa as. Nabi Isa terus mengajak Walid meneruskan perjalanan hingga sampai ke hutan. Nabi Isa as dan Walid sejenak duduk bersama, tiba-tiba saja Nabi Isa as mengambil tanah dan kerikil lalu memerintahkan kepada tanah dan kerikil itu,
"Jadilah emas dengan izin Allah SWT."

Emas Batangan

Kerikal dan tanah itu berubah menjadi emas semua, hingga hati Walid timbul rasa rakus akan harta emas tersebut.

Subhanallah...
Semua terjadi atas izin Allah SWT.

Lalu bagaimana kisah selanjutnya, apakah Walid tetap tidak mengakui, bahwa ia yang telah mencuri sepotong roti tadi. Ataukah bagaimana, tar akan dilanjutkan dengan kisah orang rakus sahabat.
Tetap pantengin Kisah Teladan Islami di blog ini sahabat, pasti ada sesuatu yang beda dari yang lain.

Di Saudi Turun Salji Tanda Jelas Akhir Zaman


saudi-salju_islampos
Sesuatu yang janggal berlaku Rabu (9/1/2012) di Arab Saudi. Worldbulletin menurunkan berita bahawa Tabuk-salah satu lokasi perang yang berlaku di zaman Rasulullah-diguyur salji yang sangat lebat, setelah beberapa jam lamanya dihentam badai yang sangat dahsyat.

Seperti diketahui, Arab Saudi merupakan kawasan gurun pasir yang sangat panas. Matahari bersinar sepanjang hari. Turunnya salji menjadi suatu fenomena alam yang jarang ditemui.

Penduduk Tabuk dan juga orang-orang yang datang dari daerah lain menikmati hujan salji yang jarang berlaku itu. Jalan-jalan terutama yang menuju Gunung Alluz dipenuhi oleh kenderaan bermotor.

Para pegawai keselamatan, kawalan lalulintas, serta pertugas kesihatan diterjunkan ke pelbagai tempat berbeza guna memberikan perkhidmatan kepada masyarakat.

Pengarah lalulintas jalan raya Tabuk Brig. Muhammad bin Ali An-Najjar memberi amaran kepada para pelancong agar berhati-hati ketika memandu di atas jalan yang terjal dan licin di kawasan pergunungan. Dia juga meminta mereka supaya mematuhi had kelajuan dan menghubungi pegawai jika memerlukan bantuan atau maklumat.

Jurucakap dari Pejabat Pertahanan Awam di Tabuk Brig. Mamduh al-Enizi menasihati agar pelancong menjauhi lembah dan laluan banjir, tidak naik ke tempat tinggi dan tempat-tempat yang ditutupi salji.

Jabatan Kesihatan di Tabuk menerjunkan kenderaan-kenderaan ambulan yang berperalatan lengkap di daerah-daerah tersebut.

Jalan-jalan yang mengarah ke kawasan gurun pasir dan pengunungan di Tabuk dijejali kenderaan dari arah bandar Haql dan Bada. Hujan turun di beberapa bandar di Saudi hari Rabu kemarin.

Tabuk terletak sekitar 1500 km dari Riyad (Ibukota Arab Saudi).

Sebenarnya ini bukan kali pertama salji turun di Tabuk. Beberapa tahun yang lalu, Tabuk juga sudah pernah diselimuti salji dengan ketebalan mencapai 20 cm.

Para pemandu yang kebetulan melintas di jalanan Tabuk sengaja berhenti dan bermain salji dengan gembiranya, melompat, berguling-guling dan bersalto. Mereka tampak gembira sekali dan sama sekali tidak menyangka bahawa negaranya diguyur salji sedemikian rupa.